Jakarta Media Duta.com- Presiden Jokowi menerima kunjungan dari para pengurus Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) di Istana Negara (12/1).
Dalam acara kunjungan tersebut, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasihnya pada para guru atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mendidik generasi muda Indonesia.
“Peranan bapak ibu didik generasi muda penting, pendidikan adalah pintu untuk kemajuan,” kata Jokowi saat memberikan sambutan.
Dalam kunjungan tersebut, pengurus PGSI menyampaikan keluh-kesahnya tentang kesejahteraan para guru yang dinilai belum terlalu baik.
Salah seorang pengurus PGSI bahkan sempat memberi tahu Jokowi tentang rendahnya honor guru swasta yang sampai membuat Jokowi kaget dan tak percaya.
Jokowi diberi tahu bahwa ada guru yang saat ini honornya hanya Rp300 ribu.
“Tadi saya dengar dari pak ketua bahwa masih ada yang gajinya Rp300, Rp400, Rp500 ribu,” kata Jokowi, “Di dalam hati saya tidak percaya, tetapi kalau yang ngomong pak ketua ya saya harus percaya bahwa memang masih ada.”
Lebih memprihatinkan lagi, ada seorang perwakilan PGSI, seorang guru swasta asal Pemalang bernama Megayanti yang mengaku honornya hanya Rp150 ribu, itupun honor tersebut sudah lumayan, sebab sebelumnya honornya hanya Rp50 ribu.
“Tujuh tahun mengajar honor saya Rp50 ribu pak Presiden. Dan tiga tahun belakangan honor kami Rp150 ribu, alhamdulillah Pak Presiden,” terang Megayanti.
Demi mendengar keluh kesah tentang nasib yang kurang menyenangkan dari para guru, Jokowi pun kemudian berjanji untuk segera menyelesaikan masalah sertifikasi bagi guru swasta atau honorer.
Janji tersebut menjadi janji yang kesekian kalinya bagi Jokowi. Sebelumnya, Jokowi juga berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan guru honorer dalam acara Asosiasi Pemerintah Daerah pada Juli tahun lalu.
Jokowi agaknya tak bisa berbuat banyak. Janiji yang ia ucapkan pada para guru honorer itu menjadi angin lalu belaka. Puluhan ribu guru honorer pun kemudian kecewa dan menggelar demo di depan Istana pada 2 November 2018 di depan Istana demi menagih janji Jokowi.
Nah, ini janji yang terbaru ini, akankah Jokowi kembali mengingkarinya? Entahlah. Tapi yang jelas, Jokowi harus tahu bahwa guru memang pahlawan tanpa tanda jasa, tapi untuk urusan janji kesejahteraan, (*)
SIUPP:993/SK/MENPEN/SIUPP/1999, tgl 16 Feberuari 1999 (Kami Yang Kabarkan Kamu Yang Simpulkan)
12 Januari 2019
Presiden Perihatin Gaji Guru Honorer Hanya Rp 300 ribu/Bulan
Jakarta Media Duta.com- Presiden Jokowi menerima kunjungan dari para pengurus Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) di Istana Negara (12/1).
Dalam acara kunjungan tersebut, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasihnya pada para guru atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mendidik generasi muda Indonesia.
“Peranan bapak ibu didik generasi muda penting, pendidikan adalah pintu untuk kemajuan,” kata Jokowi saat memberikan sambutan.
Dalam kunjungan tersebut, pengurus PGSI menyampaikan keluh-kesahnya tentang kesejahteraan para guru yang dinilai belum terlalu baik.
Salah seorang pengurus PGSI bahkan sempat memberi tahu Jokowi tentang rendahnya honor guru swasta yang sampai membuat Jokowi kaget dan tak percaya.
Jokowi diberi tahu bahwa ada guru yang saat ini honornya hanya Rp300 ribu.
“Tadi saya dengar dari pak ketua bahwa masih ada yang gajinya Rp300, Rp400, Rp500 ribu,” kata Jokowi, “Di dalam hati saya tidak percaya, tetapi kalau yang ngomong pak ketua ya saya harus percaya bahwa memang masih ada.”
Lebih memprihatinkan lagi, ada seorang perwakilan PGSI, seorang guru swasta asal Pemalang bernama Megayanti yang mengaku honornya hanya Rp150 ribu, itupun honor tersebut sudah lumayan, sebab sebelumnya honornya hanya Rp50 ribu.
“Tujuh tahun mengajar honor saya Rp50 ribu pak Presiden. Dan tiga tahun belakangan honor kami Rp150 ribu, alhamdulillah Pak Presiden,” terang Megayanti.
Demi mendengar keluh kesah tentang nasib yang kurang menyenangkan dari para guru, Jokowi pun kemudian berjanji untuk segera menyelesaikan masalah sertifikasi bagi guru swasta atau honorer.
Janji tersebut menjadi janji yang kesekian kalinya bagi Jokowi. Sebelumnya, Jokowi juga berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan guru honorer dalam acara Asosiasi Pemerintah Daerah pada Juli tahun lalu.
Jokowi agaknya tak bisa berbuat banyak. Janiji yang ia ucapkan pada para guru honorer itu menjadi angin lalu belaka. Puluhan ribu guru honorer pun kemudian kecewa dan menggelar demo di depan Istana pada 2 November 2018 di depan Istana demi menagih janji Jokowi.
Nah, ini janji yang terbaru ini, akankah Jokowi kembali mengingkarinya? Entahlah. Tapi yang jelas, Jokowi harus tahu bahwa guru memang pahlawan tanpa tanda jasa, tapi untuk urusan janji kesejahteraan, (*)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MEDIA DUTA ONLINE (KAMI ADA KARENA ANDA) SIUPP : 993/SK/MENPEN/1999,tgl 16 Februari 1999
Ir.Baso Ampa Alang Hampir Dua Tahun Jadi Buronan Polres Wajo Sulsel
Ir . Baso Ampa Alang Wajo Media Duta.com -Buronan Polres Wajo tersangka Ir. Baso Ampa Alang kini hampir dua tahun belum ada titik ter...
Alamat Redaksi : Jalan Ammana Gappa No.34 Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan,Cp.0853 3624 4337
-
Media Duta.com,- Pemerintah mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama DPR RI dalam pembahasan panjang RUU Cipta Kerja. Ucapan t...
-
Faul Lida 2019 dari Aceh Media Duta. Com,- Selamat, Faul dari Aceh Juara LIDA 2019 pertama, disusulPuput, dan Sheyla, segini hadiahnya. ...
-
Makassar Media Duta. Com - Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar pada Jumat (30/11) sekira pukul 17.30 wita, menyebabkan air membasahi ru...
-
Media Duta. Com, - Raksasa Liga Spanyol, Barcelona, resmi mendapatkan bintang muda Portugal yang mendapat julukan "The Next Cristiano...
-
H. Marzuki Makassar Media Duta,- Seorang pengusaha dan juga berprofesi wartawan yang sangat disiplin pentingnya menggunakan masker seba...
-
Makassar Media Duta.com,- Sedianya Sidang pembacaan putusan perkara Nomor 427/Pdt.G/2019/ PN.MKS. Mks yang berlangsung Kamis (16/4) kema...
-
Media Duta.com,- Tidak ada didunia ini yang terjadi kebetulan. Semua ada tujuan dan hikmah. Kira-kira apa hikmah dibalik pandemik Corona v...
-
Takalar Media Duta.com, – Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono melepas dua truk bantuan untuk korban bencana banjir bandang di Masamba, Kabup...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar