Jakarta Media Duta. Com, -Ustaz Yusuf Mansur membeberkan persamaan dari kampanye yang dilakukan calon presiden nomor urut 01 Jokowi dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Ustaz Yusuf Mansur lantas mengatakan dunia seharusnya belajar dari Indonesia.
Awalnya Ustaz Yusuf Mansur terlihat mengunggah dua buah foto di media sosial Instagram.
Foto pertama merekam momen diduga saat Jokowi melakukan kampanye terbuka di Batam.
Foto kedua adalah saat Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kampanye akbar di SUGBK, Jakarta Pusat, pada Minggu (7/4/2019).
Ustaz Yusuf Mansur kemudian memanjatkan syukur kepada tuhan.
Ia mengatakan Indonesia adalah tempat teraman dan terdamau di dunia.
Alhamdulillaah. Indonesia the Amanest Ples and the Damaiest Ples in de World.
Negeri paling aman paling damai di dunia. Alhamdulillaah. Alhamdulillaah.
Karena Allah. Izin Allah," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Ustaz Yusuf Mansur lantas membeberkan persamaan kampanye terbuka dan akbar Jokowi-Prabowo.
Ia mengatakan masa di dua kampanye tersebut sama banyaknya.
"Begitu banyaknya massa di periode Kampanye Terbuka 01 & 02.
Di manapun. Dua-dua sama-sama banyaknya. Maasyaa Allah. Tabaarakallaah," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Tak cuma itu menurut Ustaz Yusuf Mansur kampanye keduanya juga sama-sama tertib dan rapi.
Ia mengatakan tak ada keributan berarti saat kedua petarung diPilpres 2019 itu berkampanye.
"Tapi, dua-duanya tertib, rapih, ga ada gejolak apapun, ga ada kerusuhan, keributan, perselisihan, perkelahian.
Kalaupun ada, jumlahnya minor dibanding dengan begitu banyaknya peserta di setiap kali kampanye terbuka," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Ustaz Yusuf Mansur mengajak masyarakat mengapresiasi hal tersebut.
"Tentunya ini hrs diapresiasi. Mengapresiasi bangsa sendiri. Mengapresiasi negeri sendiri.
Peserta, panitia, tenaga pengaman; TNI POLRI SATPOL PP, dan satuan pengaman lain, keren-keren. Semuanya sadar, negeri ini harus dijaga," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Ustaz Yusuf Mansur berharap ketertiban saat berkampanye tetap terjaga hingga kapanpun.
"Bismillaah. Akan terus terjaga. Sampe bukan hanya saat 17 April nanti, dan setelahnya.
Tapi juga sampe kapanpun. Aamiin.," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Ustaz Yusuf Mansur kembali mengajak masyarakat untuk tidak saling mencaci maupun menghina meskipun berbeda pilihan di Pilpres 2019.
"Jangan tertarik melayani sindiran, cacian, hinaan, makian, ledek2an.
Tar predikat ini, ternoda.
Apalagi sampe memulai. Sampe memancing2. Banyak-banyak maafin, tenggang rasa, liat-liat perasaan orang, dll yang baik-baik," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Apabila ketertiban saat berkampanye tetap bisa dipertahanakan hingga seterusnya, Ustaz Yusuf Mansur dunia dapat belajar dari Indonesia.
"Let the world belajar from Indonesia terlove. Tercinta," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
SIUPP:993/SK/MENPEN/SIUPP/1999, tgl 16 Feberuari 1999 (Kami Yang Kabarkan Kamu Yang Simpulkan)
10 April 2019
Indonesia Yang Paling Aman Dan Damai Di Dunia
Jakarta Media Duta. Com, -Ustaz Yusuf Mansur membeberkan persamaan dari kampanye yang dilakukan calon presiden nomor urut 01 Jokowi dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Ustaz Yusuf Mansur lantas mengatakan dunia seharusnya belajar dari Indonesia.
Awalnya Ustaz Yusuf Mansur terlihat mengunggah dua buah foto di media sosial Instagram.
Foto pertama merekam momen diduga saat Jokowi melakukan kampanye terbuka di Batam.
Foto kedua adalah saat Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kampanye akbar di SUGBK, Jakarta Pusat, pada Minggu (7/4/2019).
Ustaz Yusuf Mansur kemudian memanjatkan syukur kepada tuhan.
Ia mengatakan Indonesia adalah tempat teraman dan terdamau di dunia.
Alhamdulillaah. Indonesia the Amanest Ples and the Damaiest Ples in de World.
Negeri paling aman paling damai di dunia. Alhamdulillaah. Alhamdulillaah.
Karena Allah. Izin Allah," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Ustaz Yusuf Mansur lantas membeberkan persamaan kampanye terbuka dan akbar Jokowi-Prabowo.
Ia mengatakan masa di dua kampanye tersebut sama banyaknya.
"Begitu banyaknya massa di periode Kampanye Terbuka 01 & 02.
Di manapun. Dua-dua sama-sama banyaknya. Maasyaa Allah. Tabaarakallaah," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Tak cuma itu menurut Ustaz Yusuf Mansur kampanye keduanya juga sama-sama tertib dan rapi.
Ia mengatakan tak ada keributan berarti saat kedua petarung diPilpres 2019 itu berkampanye.
"Tapi, dua-duanya tertib, rapih, ga ada gejolak apapun, ga ada kerusuhan, keributan, perselisihan, perkelahian.
Kalaupun ada, jumlahnya minor dibanding dengan begitu banyaknya peserta di setiap kali kampanye terbuka," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Ustaz Yusuf Mansur mengajak masyarakat mengapresiasi hal tersebut.
"Tentunya ini hrs diapresiasi. Mengapresiasi bangsa sendiri. Mengapresiasi negeri sendiri.
Peserta, panitia, tenaga pengaman; TNI POLRI SATPOL PP, dan satuan pengaman lain, keren-keren. Semuanya sadar, negeri ini harus dijaga," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Ustaz Yusuf Mansur berharap ketertiban saat berkampanye tetap terjaga hingga kapanpun.
"Bismillaah. Akan terus terjaga. Sampe bukan hanya saat 17 April nanti, dan setelahnya.
Tapi juga sampe kapanpun. Aamiin.," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Ustaz Yusuf Mansur kembali mengajak masyarakat untuk tidak saling mencaci maupun menghina meskipun berbeda pilihan di Pilpres 2019.
"Jangan tertarik melayani sindiran, cacian, hinaan, makian, ledek2an.
Tar predikat ini, ternoda.
Apalagi sampe memulai. Sampe memancing2. Banyak-banyak maafin, tenggang rasa, liat-liat perasaan orang, dll yang baik-baik," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Apabila ketertiban saat berkampanye tetap bisa dipertahanakan hingga seterusnya, Ustaz Yusuf Mansur dunia dapat belajar dari Indonesia.
"Let the world belajar from Indonesia terlove. Tercinta," tulis Ustaz Yusuf Mansur.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MEDIA DUTA ONLINE (KAMI ADA KARENA ANDA) SIUPP : 993/SK/MENPEN/1999,tgl 16 Februari 1999
Ir.Baso Ampa Alang Hampir Dua Tahun Jadi Buronan Polres Wajo Sulsel
Ir . Baso Ampa Alang Wajo Media Duta.com -Buronan Polres Wajo tersangka Ir. Baso Ampa Alang kini hampir dua tahun belum ada titik ter...
Alamat Redaksi : Jalan Ammana Gappa No.34 Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan,Cp.0853 3624 4337
-
Media Duta.com,- Pemerintah mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama DPR RI dalam pembahasan panjang RUU Cipta Kerja. Ucapan t...
-
Faul Lida 2019 dari Aceh Media Duta. Com,- Selamat, Faul dari Aceh Juara LIDA 2019 pertama, disusulPuput, dan Sheyla, segini hadiahnya. ...
-
Makassar Media Duta. Com - Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar pada Jumat (30/11) sekira pukul 17.30 wita, menyebabkan air membasahi ru...
-
Media Duta. Com, - Raksasa Liga Spanyol, Barcelona, resmi mendapatkan bintang muda Portugal yang mendapat julukan "The Next Cristiano...
-
H. Marzuki Makassar Media Duta,- Seorang pengusaha dan juga berprofesi wartawan yang sangat disiplin pentingnya menggunakan masker seba...
-
Makassar Media Duta.com,- Sedianya Sidang pembacaan putusan perkara Nomor 427/Pdt.G/2019/ PN.MKS. Mks yang berlangsung Kamis (16/4) kema...
-
Media Duta.com,- Tidak ada didunia ini yang terjadi kebetulan. Semua ada tujuan dan hikmah. Kira-kira apa hikmah dibalik pandemik Corona v...
-
Takalar Media Duta.com, – Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono melepas dua truk bantuan untuk korban bencana banjir bandang di Masamba, Kabup...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar