24 Desember 2019

Hewan Anoa di Sulawesi Tenggara Terancam Punah


Media Duta.com.- Hewan langka di dunia ini ada di Indonesia. Di dunia ini ada banyak jenis fauna atau hewan yang tersebar di segala penjuru.

Namun sayangnya, seleksi alam dan perburuan membuat sebagian hewan mengalami kelangkaan bahkan kepunahan. Kali ini, harapanrakyat.com mengulas soal hewan langka di dunia yang ternyata ada di Indonesia.

Hewan Langka di Dunia

Komodo

Komodo masuk dalam daftar hewan langka yang populasinya terancam punah. Hal ini disampaikan oleh International Union The Conservation Nature and Natural Resources.

Komodo sering disebut sebagai biawak raksasa, habitat aslinya berada di alam liar. Namun akibat perburuan oleh manusia, jumlah populasi komodo terus mengalami penurunan.

Pada akhirnya, Pemerintah Indonesia menyediakan Taman Nasional Komodo. Taman Nasional Komodo bertujuan untuk melindungi populasi komodo agar tidak mengalami kepunahan. Hingga saat ini, komodo hanya berada di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Orang Utan

Jenis hewan yang populasinya semakin langka adalah orangutan Sumatera dan Kalimantan. Namun untuk orangutan Kalimantan, jumlah populasinya masih lebih banyak dibandingkan orangutan Sumatera.

IUCN melaporkan, selama 75 tahun terakhir orangutan Sumatera mengalamni penyusutan jumlah, yakni sekitar 80 persen. Sedangkan untuk orangutan Kalimantan, jumlah populasinya hanya sekitar 54.000 ekor.

Pada tahun 1998 sampai 1999 silam, orangutan mengalami peningkatan laju kepunahan hingga 1000 ekor pertahunnya.

Gajah Sumatera

Hewan langka di dunia berikutnya adalah Gajah Sumatera. Hampir semua spesies gajah berstatus terancam punah. Laporan ini berdasarkan data International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Kelangkaan pada gajah Sumatera ini diakibatkan oleh penyempitan habitat yang sudah mencapai 70 persen, dan perburuan liar oleh manusia.

Anoa

Anoa adalah hewan khas yang habitatnya berada di Sulawesi Tenggara. Anoa telah masuk ke dalam daftar hewan langka dan terancam punah sejak tahun 1960.

Hingga saat ini, jumlah populasinya diprediksi hanya sekitar 5000 ekor yang ada di alam liar. Ancaman kepunahan untuk hewan ini datang dari perburuan liar manusia. Manusia berburu untuk mengambil tanduk, kulit, dan daging anoa.

Harimau Sumatera

Harimau Sumatera juga hampir mengalami kepunahan dan masuk dalam daftar critically endangered. Pasalnya, jumlah populasinya hanya mencapai 300 ekor saja.

Harimau Sumatera memiliki ciri fisik, yakni bertubuh lebih kecil dibanding subspesies lainnya. Warna kulitnya cenderung lebih gelap dibandingkan dengan jenis lainnya, yakni berwarna kuning kemerahan.

Itulah hewan langka di dunia yang ternyata tinggal di Indonesia. Kelangkaan hewan-hewan tersebut tidak lepas dari ulah manusia itu sendiri.

Padahal seharusnya sudah menjadi kewajiban kita semua untuk melindungi dan melestarikan keanekaragaman fauna, baik di Indonesia maupun di dunia.

Meski di Indonesia sudah ada upaya pemerintah melalui undang-undang perlindungan hewan langka, tetapi aktualisasinya masih belum maksimal. Nyatanya, masih banyak pemburu liar yang tidak diproses hukum.(deni)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MEDIA DUTA ONLINE (KAMI ADA KARENA ANDA) SIUPP : 993/SK/MENPEN/1999,tgl 16 Februari 1999

Ir.Baso Ampa Alang Hampir Dua Tahun Jadi Buronan Polres Wajo Sulsel

Ir . Baso Ampa Alang Wajo Media Duta.com -Buronan Polres Wajo tersangka Ir. Baso Ampa Alang kini hampir    dua tahun belum ada titik ter...

Alamat Redaksi : Jalan Ammana Gappa No.34 Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan,Cp.0853 3624 4337