16 Oktober 2018

Kapten Begal Lukai Polisi Tewas Ditembak

Kapten Begal Lukai Polisi  Tewas Ditembak 




Makassar Media Duta, -Masih pagi dan suhu dingin menusuk tulang. Sebagian besar wartawan masih terlelap. Ketika pada sekitar pukul 06.00 wita, rilis dari Polrestabes Makassar mendera telepon genggam pewarta kota.
Kapolrestabes Makassar tiba-tiba merilis penembakan pelaku begal sadis di Makassar. 
Kepada : Kapolri
Dari : Kapolda Sulsel
Tembusan :
1. Wakapolri
2. Kabareskrim
3. Kadiv Propam
4. Kadiv Humas
Ijin melaporkan pada hari Jumat tgl 21-09-2018 pkl 05.45 wita 
Polrestabes Makassar telah melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku curas dengan modus begal an KEMAL, 25 tahun.
Pelaku merupakan residivis kasus curas dengan sejumlah TKP di kota makassar (tsk dikenal sbg kapten pok begal Sukaria) dari 3 tersangka lainnya yang sudah ditangkap pada giat ops “sikat pallawa” yang baru berakhir minggu ini (19 Sept 2018)
Pada saat penangkapan pelaku melakukan perlawanan kepada petugas dengan menggunakan senjata tajam, sehingga mengakibatkan luka petugas bagian tangan dan leher sebelah kiri (bripda yuz saat ini dalam perawatan). 
Karena mengancam keselamatan petugas dan masyarakat sekitar, tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan kearah dada sehingga mengenai dada kiri tersangka sebanyak 2x dan seketika itu meninggal dunia sebelum dilakukan pertolongan.
Barang bukti di TKP :
1 unit motor honda beat orange. 1 buah sajam,1 buah ketapel dan 2 anak busur tersimpan dijok.1 buah hp warna gold
Tsk diduga keras berdasarkan alat bukti melakukan curas modus begal dg kelompoknya di sejumlah TKP di Kota Makassar antara lain :
Circle K jl Urip Sumoharjo, Jln. Pacerekang, Jln. Cendrawasih, Jln. Kelinci serta  Jln. Pengayoman depan hotel grand Imawan
Selama pelaks ops sikat lipu 2018 jajaran Polrestabes Makassar telah melakukan 42 pengungkapan kasus curas, curat dan curanmor dg 55 org tsk, serta bb 13 ranmor r2 serta sejumlah sajam dan bb lainnya.
Itu kasus begal pertama yang terjadi di Makassar dalam beberapa bulan terakhir. Sebelum berita itu beredar, Kapolrestabes Makassar diketahui oleh sebagian pewarta sedang berada di Jakarta.
Kapten Begal Residivis begal, Kemal alias Kapten (25) seketika tewas, setelah dua timah panas polisi Jatanras menerjang dada kirinya.
Pembegal asal Jl Sukaria, Makassar, itu, tewas ditembak anggota dari Satreskrim unit Jatanras Polrestabes Makassar, di Jl Nikel Raya, Makassar, Jumat (21/9/2018) subuh.
Kapten ditembak tim Jatanras tepat di belakang Taman Pakui, samping kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulsel usai menyabet seorang polisi memakai pisau."Saat penangkapan pelaku melawan dan melukai satu anggota jatanras memakai pisau," kata Kasatreskrim Polrestabes Kompol Wirdhanto Hadicaksono
Beberapa jam kemudian, Wali Kota Makassar Danny Pomanto melantik 47 pejabat di Balaikota, Jl Ahmad Yani. Menjelang waktu Salat Jumat, Wali Kota Makassar Danny Pomanti menjenguk polisi korban begal di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Jl Mappaoddang, Makassar.
Danny didambut Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Irwan Anwar. Kedatangan Danny dan Irwan di RS Bhayangkara hanya terpaut sekitar lima menit.
Setelah meninjau korban, Polrestabes Makassar merilis kejadian di RS Bhayangkara.Dalam jumpa pers itu, kapolrestabes didampingi Danny Pomanto.Kapolrestabes mengatakan, pengungkapan kasus-kasus begal sudah menjadi atensi Kapolri Jenderal Tito Karnavian.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MEDIA DUTA ONLINE (KAMI ADA KARENA ANDA) SIUPP : 993/SK/MENPEN/1999,tgl 16 Februari 1999

Ir.Baso Ampa Alang Hampir Dua Tahun Jadi Buronan Polres Wajo Sulsel

Ir . Baso Ampa Alang Wajo Media Duta.com -Buronan Polres Wajo tersangka Ir. Baso Ampa Alang kini hampir    dua tahun belum ada titik ter...

Alamat Redaksi : Jalan Ammana Gappa No.34 Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan,Cp.0853 3624 4337