Makassar Media Duta. Com- Pengurus Yayasan Islamic Center (YIC) mengadakan rapat yang dipimpin Ketua Umum Prof Dr H Basri Hasanuddin, MA di, Al-Markaz Al-Islamy, Sabtu (30/3/2019) sore.
Dari hasil rapat tersebut melaporkan melalui rilisnya Minggu (31/3/2019) terkait pembentukan klinik dan rumah imam atas.
Rumah tersebut merupakan bantuan Ketua DMI Syafruddin Wakil.
Wakil Presiden, Jusuf Kalla yang saat itu juga hadir memperkenalkan Susunan Pengurus YIC yg baru, yang terdiri dari pembina dan pengawas.
Dalam rapat tersebut Jusuf Kalla menekankan rencana untuk membangun 3 hal antara lain Masjid, Gedung pertemuan, dan sekolah.
Karena menurutnya jika pendidikan tidak bermutu maka Indonesia tidak akan maju-maju.
"Sekolah yang kita akan bangun paling tidak mutunya sepertiAthirah," jelas JK saat rapat.
Segala persiapan dan pemantapan dilakukan, hingga tenaga pengajarnya distandar lebih tinggi dibanding Makassar.
"Jadi kita akan menunjuk orang yang akan merumuskan dan guru dari Jakarta yg lebih tinggi mutunya, standarnya harus lebih tinggi dari Makassar," katanya.
Rapat tersebut dihadiri oleh H.Nurdin Abdullah, H Mohammad Roem, H Andi Herry Iskandar, H Jalaluddin Rahman, H Basri Hasanuddin, H Husain Abdullah, dan beberapa pengurus lainnya.(*)
SIUPP:993/SK/MENPEN/SIUPP/1999, tgl 16 Feberuari 1999 (Kami Yang Kabarkan Kamu Yang Simpulkan)
31 Maret 2019
Yusuf Kalla Berencana Mendirikan Sekolah Dan Membangun Masjid
Makassar Media Duta. Com- Pengurus Yayasan Islamic Center (YIC) mengadakan rapat yang dipimpin Ketua Umum Prof Dr H Basri Hasanuddin, MA di, Al-Markaz Al-Islamy, Sabtu (30/3/2019) sore.
Dari hasil rapat tersebut melaporkan melalui rilisnya Minggu (31/3/2019) terkait pembentukan klinik dan rumah imam atas.
Rumah tersebut merupakan bantuan Ketua DMI Syafruddin Wakil.
Wakil Presiden, Jusuf Kalla yang saat itu juga hadir memperkenalkan Susunan Pengurus YIC yg baru, yang terdiri dari pembina dan pengawas.
Dalam rapat tersebut Jusuf Kalla menekankan rencana untuk membangun 3 hal antara lain Masjid, Gedung pertemuan, dan sekolah.
Karena menurutnya jika pendidikan tidak bermutu maka Indonesia tidak akan maju-maju.
"Sekolah yang kita akan bangun paling tidak mutunya sepertiAthirah," jelas JK saat rapat.
Segala persiapan dan pemantapan dilakukan, hingga tenaga pengajarnya distandar lebih tinggi dibanding Makassar.
"Jadi kita akan menunjuk orang yang akan merumuskan dan guru dari Jakarta yg lebih tinggi mutunya, standarnya harus lebih tinggi dari Makassar," katanya.
Rapat tersebut dihadiri oleh H.Nurdin Abdullah, H Mohammad Roem, H Andi Herry Iskandar, H Jalaluddin Rahman, H Basri Hasanuddin, H Husain Abdullah, dan beberapa pengurus lainnya.(*)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MEDIA DUTA ONLINE (KAMI ADA KARENA ANDA) SIUPP : 993/SK/MENPEN/1999,tgl 16 Februari 1999
Ir.Baso Ampa Alang Hampir Dua Tahun Jadi Buronan Polres Wajo Sulsel
Ir . Baso Ampa Alang Wajo Media Duta.com -Buronan Polres Wajo tersangka Ir. Baso Ampa Alang kini hampir dua tahun belum ada titik ter...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar